Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerita Motivasi

Rijst – Cerpen Motivasi Terbaru

   Pagi hari jam 05.00. Aku sedang melamun sambil meminum teh pagi di teras lantai dua rumah ku yang sederhana yang bertempat di sebuah cluster, sehingga rumah ku tidak ada bedanya dengan rumah tetanggaku, tetangganya tetanggaku, hingga tetangga-tetangga-tetangga-tetangga-tetangga-tetangganya-tetanggaku. “Kriiiiiing” jam alarm ku berbunyi tepat pada pukul 05.30 pagi menurut jam kamar ku, tanda aku harus segera berangkat bekerja. Aku segera mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi. Aku memutar suhu shower ku ke suhu yang paling pas, yang sudah aku tandai dengan tanda merah, hasil dari percobaan bertahun-tahun bereksperimen dengan shower ku. Setelah aku mandi kira-kira 15 menit, aku mengenakan kemeja kantoran, celana bahan dan sepatu pantofel kemudian segera pergi. “Mbak Num, saya pergi dulu ya!” teriakku kepada pembantu ku yang sedang mencuci gelas teh ku. “Hati-hati ya Nyo!” ujarnya. Nama ku Jaeman, tapi Mbak Num suka memanggilku “Nyo” dari nama “Sinyo”. Kata ...

Elang dan Kalkun

Gambar
Konon di satu saat yang telah lama berlalu, Elang dan Kalkun adalah burung yang menjadi teman yang baik. Dimanapun mereka berada, kedua teman selalu pergi bersama-sama. Tidak aneh bagi manusia untuk melihat Elang dan Kalkun terbang bersebelahan melintasi udara bebas. Satu hari ketika mereka terbang, Kalkun berbicara pada Elang, “Mari kita turun dan mendapatkan sesuatu untuk dimakan. Perut saya sudah keroncongan nih!”. Elang membalas, “Kedengarannya ide yang bagus”. Jadi kedua burung melayang turun ke bumi, melihat beberapa binatang lain sedang makan dan memutuskan bergabung dengan mereka. Mereka mendarat dekat dengan seekor Sapi. Sapi ini tengah sibuk makan jagung,namun sewaktu memperhatikan bahwa ada Elang dan Kalkun sedang berdiri dekat dengannya, Sapi berkata, “Selamat datang, silakan cicipi jagung manis ini”. Ajakan ini membuat kedua burung ini terkejut. Mereka tidak biasa jika ada binatang lain berbagi soal makanan mereka dengan mudahnya. Elang bertanya, “Meng...

Jadilah Pelita

Gambar
Pada suatu malam, seorang buta berpamitan pulang dari rumah sahabatnya. Sang sahabat membekalinya dengan sebuah lentera pelita. Orang buta itu terbahak berkata: “Buat apa saya bawa pelita? Kan sama saja buat saya! Saya bisa pulang kok.” Dengan lembut sahabatnya menjawab, “Ini agar orang lain bisa melihat kamu, biar mereka tidak menabrakmu.” Akhirnya orang buta itu setuju untuk membawa pelita tersebut. Tak berapa lama, dalam perjalanan, seorang pejalan menabrak si buta. Dalam kagetnya, ia mengomel, “Hei, kamu kan punya mata! Beri jalan buat orang buta dong!” Tanpa berbalas sapa, mereka pun saling berlalu. Lebih lanjut, seorang pejalan lainnya menabrak si buta. Kali ini si buta bertambah marah, “Apa kamu buta? Tidak bisa lihat ya? Aku bawa pelita ini supaya kamu bisa lihat!” Pejalan itu menukas, “Kamu yang buta! Apa kamu tidak lihat, pelitamu sudah padam!” Si buta tertegun.. Menyadari situasi itu, penabraknya meminta maaf, “Oh, maaf, sayalah yang ‘buta’, saya tidak ...