Rijst – Cerpen Motivasi Terbaru
Pagi hari jam 05.00. Aku sedang melamun sambil meminum teh pagi di teras lantai dua rumah ku yang sederhana yang bertempat di sebuah cluster, sehingga rumah ku tidak ada bedanya dengan rumah tetanggaku, tetangganya tetanggaku, hingga tetangga-tetangga-tetangga-tetangga-tetangga-tetangganya-tetanggaku. “Kriiiiiing” jam alarm ku berbunyi tepat pada pukul 05.30 pagi menurut jam kamar ku, tanda aku harus segera berangkat bekerja. Aku segera mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi. Aku memutar suhu shower ku ke suhu yang paling pas, yang sudah aku tandai dengan tanda merah, hasil dari percobaan bertahun-tahun bereksperimen dengan shower ku. Setelah aku mandi kira-kira 15 menit, aku mengenakan kemeja kantoran, celana bahan dan sepatu pantofel kemudian segera pergi. “Mbak Num, saya pergi dulu ya!” teriakku kepada pembantu ku yang sedang mencuci gelas teh ku. “Hati-hati ya Nyo!” ujarnya. Nama ku Jaeman, tapi Mbak Num suka memanggilku “Nyo” dari nama “Sinyo”. Kata ...