Postingan

Menampilkan postingan dengan label Dongeng

Cerpen Cinta: BITTERNESS BECAME HAPPINESS

Gambar
“Cerri, gimana? Kamu masih belum berani juga untuk kenalan sama dia?” tanya Krystie, Ia adalah temanku yang paling setia sekaligus cerewet dan tidak henti-hentinya mendesak aku untuk berkenalan dengan orang itu. “aku nggak berani Krys, dia nggak seperti anak laki-laki yang lainnya. Dia itu...” “misterius kan maksudnya? Aku udah bosen dengar alasan kamu itu.” sela Krystie secepat kilat. Ia mendengus kesal dan memasang wajah bete. “sudahlah Krys, lagipula aku tidak berharap lebih darinya. Aku hanya mengagumi kemisteriusannya saja, jadi, cukup bagiku untuk menyukainya tanpa harus Ia mengetahuinya.” ucapku lalu menampilkan seulas senyum manis yang dibuat-buat. Krystie yang saat itu sedang berbaring ditempat tidurku langsung bangkit dan duduk disampingku. “kau memang bodoh sekali Cerri.” Katanya. Aku tidak marah. Aku sadar bagaimana jika aku diposisi Krystie, sebagai seorang sahabat yang selalu mendengarkan curahan hatiku, Ia tentu merasa kesal karena mempunyai sahabat ...

I LOVE YOU, GOODBYE...

Gambar
Aku memandangi foto tersebut beberapa saat. “Hanna, i’ll keep you on my mind... we will meet again someday. Goodbye...” Ucapku dengan memegang erat selembar foto di tangan kanan lalu menempalkannya di dada. “Hanna!!” mimpi itu lagi! sudah beberapa kali aku bermimpi seperti itu. “aku tidak tau mengenai Hanna semenjak kepindahannya. Lagipula, kenapa kau baru mencarinya sekarang? Terakhir kali aku bertemu Hanna 2 tahun yang lalu, ia bercerita kepadaku bahwa keluargamu tidak menyetujui hubungan kalian. Karena itu kah kau meninggalkan Hanna ke Paris ?” Celotehan Irina membuatku benar-benar merasa bersalah. Saat ini aku membutuhkan dukungan, bukan nasehat-nasehat yang memojokkan posisiku. Pergi ke Paris juga bukanlah keinginanku. Tetapi, jika aku tidak melakukannya aku akan lebih melukai Hanna. “Irina, aku datang kepadamu untuk menanyakan keberadaan Hanna, bukan untuk mendengarkan ocehanmu! Kau tidak tau apa pun mengenai aku, jadi jangan pernah berkata seolah-olah aku yang ...

Sebening Cinta Embun

Gambar
Embun. Aku memanggilnya embun. Titik – titik air yg jatuh dari langit di malam hari dan berada di atas dedaunan hijau yang membuatku damai berada di taman ini, seperti damai nya hatiku saat berada disamping wanita yang sangat aku kagumi, embun. “ngapain diam di situ, ayo sini rei…” teriakan embun yang memecahkan lamunanku. Aku lalu menghampirinya, dan tersenyum manis dihadapan nya. “gimana kabarmu embun?” “seperti yang kamu lihat, tak ada kemajuan. Obat hanyalah media yang bertujuan memperparah keadaanku. Dan lihat saja saat ini, aku masih terbaring lemah dirumah sakit kan?”, Keluhnya. “obat bukan memperparah keadaanmu, tapi mencegah rasa sakitnya. Embun,, kamu harus optimis ya”. “hei rei, aku selalu optimis. Kamu nya aja yang cengeng. Kalo jenguk aku pasti kamu mau nangis,, iya kan? Udahlah rei,,, aku udah terima semua yang di takdirkan Tuhan,, dan saatnya aku untuk menjalaninya, kamu jgn khawatir, aku baik-baik aja kok”. Benar kata embun, aku selalu ingin menangis ketika melih...

Di Malam Festival

Gambar
Mami Nadia berteriak-teriak memanggil anaknya. Nadia keluar kamar. Ia baru saja menikmati tidur siang yang membuat kepalanya berdenyut. Matanya masih agak tertutup. “Ada, apa, Mi?” “Kamu ini bagaimana, sih? Kamu ‘kan harus menjemput Farah!” Kantuk Nadia langsung hilang. “Tiga puluh menit lagi kereta Farah sampai di statsiun.” Maminya geleng-geleng kepala melihat Nadia yang terburu-buru lari ke kamar untuk ganti baju dan mengambil dompet. “Hati-hati di jalan, Sayang. Mami mau arisan di tetangga sebelah.” Mami Nadia bergegas pergi. Nadia membuka pintu garasi sambil menggerutu. “Ini gara-gara kak Galih! Tiap hari pulang Maghrib melulu! Jadi aku yang harus menjemput Farah dan naik mobil tanpa SIM!” “Hei, kuantar, ya.” Nadia berteriak kaget. Ia mendapati tetangganya, Rendy, di muka garasi. Rendy tersenyum meminta maaf. Nadia menolaknya dengan sinis. Ia masuk ke mobil dan langsung menyalakan mesin mobil. Ia mundur sampai matanya bertatapan dengan Rendy. Nadia menatap sin...

Cinta Pada Sebuah Mimpi

Gambar
Dialah Tiara atau biasa dipanggil Ara. Cantik, manis, dan pintar. Andre terkadang merasa minder apabila berada di dekat Tiara. Andre bisa dibilang beruntung sekali bisa dekat dan akrab dengan Tiara. Meskipun Andre agak telmi tapi Tiara tidak pernah bosan untuk memberikan advice atau nasehat-nasehat yang membuat Andre semangat dan bangkit kembali. Duh, Tiara di mata Andre adalah sebagai guru sekaligus cewek ‘super’. Belum ada yang bisa menandingi Tiara. Baru kali ini kayaknya Andre bisa menilai sosok cewek yang betul-betul baik dan sempurna. “Kau begitu sempurna di mataku kau begitu indah…..” begitu Andre menyanyikan lagunya Andra and The Backbone setiap Andre menghayalkan sosok Tiara di kamarnya.Sampai tidak terasa sudah setahun persahabatan mereka berdua, tanpa disadari ada perubahan dalam diri Andre. Tiara bukan saja sebagai teman. Tapi lebih dari itu. Entah darimana awalnya perasaan itu. Atau seringnya kebersamaan dapat menimbulkan cinta? “Bisa juga begitu Ndre” k...

Kebahagiaan Cinta

Gambar
Sekitar jam setengah satu pagi, aku tidak bisa tidur. Aku masih heran dengan ucapan Rangga tadi. Tiba-tiba Rangga datang ke rumahku dan menyatakan perasaannya. Rangga, cowok populer satu itu kenapa bisa menyatakan perasaannya padaku? Pada cewek yang terisolasi dari sekolahannya ini? pada cewek yang tidak pernah dianggap ada di sekolahannya ini?. Aku terus memikirkan itu. Besoknya tiba-tiba Rangga menhapiriku di kelas. Dia memang mengobrol dengan teman-temannya tapi, matanya itu... selalu tertuju padaku. Dan itu membuat aku.. gugup. Khanza, sahabatku pun, menenangkanku. Kemudian Rangga menghampiriku. “Jawabannya udah, Res?” tanya Rangga. Aku diam menatapnya. Kemudian aku menundukkan kepalaku, takut. “Mau ya, Res? Fares?” tanya Rangga lagi. Khanza menyenggol-nyenggolku. Aku bingung kemudian aku berdiri dan bilang pada Rangga, “tunggu nanti di taman sekolah. Udah sono lo pergi!”. Kemudian Rangga pergi sambil menyunggingkan senyuman dibibirnya. Pulang sekolah aku dan Kh...

My Prince In Deramland

Gambar
“Uuh…!” keluh Karin seraya membanting tasnya yang lengket karena ditempeli permen karet tadi pagi. “Gara – gara Kak Radith lagi, Kak?” Tanya Nayla, adik Karin, yang juga masih mengenakan seragam putih birunya. “Sabar ajah, deh, Kak! Satu setengah tahun lagi lulus…” “Satu setengah tahun itu masih lama, tau!” seru Karin yang masih cemberut, seraya meraih laptopnya. “Pasti mau chatting sama ‘Sang Pangeran’ itu lagi!” tebak Nayla. Karin hanya tersenyum. “Siapa, sih, Kak, Prince Eric itu sebenarnya? Kakak masih belum ketemu sama orangnya?” Tanya Nayla lagi. Karin tersenyum melirik Nayla. “Iya, sampe sekarang kakak emang belum ketemu orangnya. Tapi yang jelas, dia asyik!”                Sekarang ia memang punya agenda baru setiap pulang sekolah. Yaitu chatting dengan teman barunya, Prince Eric. Menurut Karin, orang yang menamai akun Facebooknya dengan nama Prince Eric itu memang orang yang asyik diajak mengobr...

Waiting For You

Gambar
Udah ke 2 hari ucil engga sms aku, udah 2 hari juga aku mengkhawatirkan keberadaannya, ya tuhan dia kemana, dia dimana sekarang, dimalam hari itu aku terus menunggu sms darinya, sudah berpuluh-puluh kali aku mengirim text messages tapi ga ada satupun pesan masuk di hape aku dari dia. Sial besok libur UN anak kelas 3 SMA, sedangkan aku duduk di kelas 2 dan ucil kelas 1. Gimana dong kalau besok libur, bakal 4 hari ga ketemu ucil  ucil kenapa? Ada yang aneh dari dia ya tuhan . Setiap malem ucil selalu say good night have a nice dream sayang, tapi udah 2 hari ini ga ada kata-kata kaya gitu lagi, aku takut kata-kata itu ga akan aku dengar lagi. Harus sampai kapan tiap malem aku nangis nungguin dia. tokkkk….tokkkk…..tokkk Suara ketukan pintu yang terdengar dari arah pintu kamarku. “masuk aja ga di kunci” kataku sambil berteriak. “dell, lagi apa lo? Nangis sendiri di kamer.” Sambil menghampiriku di ranjang tempat tidurku. “gapapa kok nay, aku Cuma nunggu sms dari ucil.” Ka...