Cerpen Cinta: BITTERNESS BECAME HAPPINESS
“Cerri, gimana? Kamu masih belum berani juga untuk kenalan sama dia?” tanya Krystie, Ia adalah temanku yang paling setia sekaligus cerewet dan tidak henti-hentinya mendesak aku untuk berkenalan dengan orang itu. “aku nggak berani Krys, dia nggak seperti anak laki-laki yang lainnya. Dia itu...” “misterius kan maksudnya? Aku udah bosen dengar alasan kamu itu.” sela Krystie secepat kilat. Ia mendengus kesal dan memasang wajah bete. “sudahlah Krys, lagipula aku tidak berharap lebih darinya. Aku hanya mengagumi kemisteriusannya saja, jadi, cukup bagiku untuk menyukainya tanpa harus Ia mengetahuinya.” ucapku lalu menampilkan seulas senyum manis yang dibuat-buat. Krystie yang saat itu sedang berbaring ditempat tidurku langsung bangkit dan duduk disampingku. “kau memang bodoh sekali Cerri.” Katanya. Aku tidak marah. Aku sadar bagaimana jika aku diposisi Krystie, sebagai seorang sahabat yang selalu mendengarkan curahan hatiku, Ia tentu merasa kesal karena mempunyai sahabat ...