Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerpen Cinta Romantis

Cerpen Romantis - Cinta Sejati Karya Dina pertiwi

Cinta sejati. Apakah kalian percaya akan itu? Akan "Cinta Sejati" yang konon katanya dimiliki oleh semua orang? Cinta yang katanya sangat indah dan menyenangkan? Mitos cinta sejati yang terus menerus melolong dihatiku. *** Kupandangi bingkai biru di tepi tempat tidurku. Aku tersenyum menatap benda yang ada didalam bingkai itu. Bukan sebuah foto ataupun lukisan. Hanya sebuah kertas lusuh. Kertas catatan PKN yang aku robek dari buku miliknya 2 tahun lalu saat perpisahan SMP. Dia sama sekali tidak tahu aku merobek buku catatanya. Bahkan, mungkin dia tidak mengenalku. Aku hanya satu dari ratusan penggemarnya di sekolah. Dia bukan artis. Dia adalah siswa tampan dan cerdas di sekolahku. Dia kaya dan pintar dalam bidang olahraga. Sifatnya yang cuek justru menjadi daya tarik bagi para kaum hawa, termasuk aku. Tapi, bisa dibilang, aku tidak terlalu menunjukkan diri bahwa aku menyukainya. Terbukti. Aku tidak pernah menyapa ataupun menegurnya. Aku menyukainya lewa...

Cerpen Romantis - Cinta Sejati Karya Dina pertiwi

Cinta sejati. Apakah kalian percaya akan itu? Akan "Cinta Sejati" yang konon katanya dimiliki oleh semua orang? Cinta yang katanya sangat indah dan menyenangkan? Mitos cinta sejati yang terus menerus melolong dihatiku. *** Kupandangi bingkai biru di tepi tempat tidurku. Aku tersenyum menatap benda yang ada didalam bingkai itu. Bukan sebuah foto ataupun lukisan. Hanya sebuah kertas lusuh. Kertas catatan PKN yang aku robek dari buku miliknya 2 tahun lalu saat perpisahan SMP. Dia sama sekali tidak tahu aku merobek buku catatanya. Bahkan, mungkin dia tidak mengenalku. Aku hanya satu dari ratusan penggemarnya di sekolah. Dia bukan artis. Dia adalah siswa tampan dan cerdas di sekolahku. Dia kaya dan pintar dalam bidang olahraga. Sifatnya yang cuek justru menjadi daya tarik bagi para kaum hawa, termasuk aku. Tapi, bisa dibilang, aku tidak terlalu menunjukkan diri bahwa aku menyukainya. Terbukti. Aku tidak pernah menyapa ataupun menegurnya. Aku menyukainya lewa...

Janji Yang Membisu

Gambar
Janji kebersamaan kita yang tak akan pernah pupus terlekang oleh waktu. Kini kau telah tenang disana sayang, menanti kehadiranku kembali untuk melanjutkan cerita kita dulu. Tuhan punya cara untuk mengindahkan kisah kita dulu. Janji yang pernah kita sematkan saat kebahagian sedang membasuh kita. Janji dariku Oky untukmu Seftya, dan untuk hubungan kita. Dulu.. Dulu… Aku selalu berbahagia denganmu, menunggumu berjam-jam biasa bagiku, menunggu kehadiranmu kala kakimu menginjak gerbang sekolah selepas sekolah usai tak pernah membuatku jenuh. Tak pernah mulut ini rela untuk menegormu padahal begitu lamanya aku dibawah terik matahari yang usang hanya untuk menunggumu selepas sekolah. Tak pernah sedikitpun kita bertengkar, berbicara angan kita untuk selalu bersama. Padahal 3 tahun sudah kita bersama, kau tetap selalu menjadi yang pertama. Cita-cita kita dulu saat kita masih mengenakan seragam putih abu adalah “Mendapatkan kebahagiaan yang layak untuk kita”. Belajar bersama ...

Satu Rasa

Gambar
Aku menarik tubuhku lebih dekat lagi ke dalam dekapannya yang hangat. Semua ini cukup membuatku bahagia. Bisa merasakan tubuh Nathan yang hangat saat ia memelukku erat. Semuanya sempurna malam ini sampai akhirnya Dave kembali muncul ke dalam pikiranku. Apa yang sedang ia lakukan sekarang? apa yang sedang ia pikirkan? apakah ia masih berharap bahwa aku akan kembali kepadanya? Apa ia masih berharap bahwa rasa yang telah mati ini akan kembali hidup? Ia pasti depresi sekali sekarang. Betapa bodohnya aku bisa menyakiti seseorang seperti dia yang jelas-jelas memberikan aku tempat terbaik dan ternyaman dihatinya. Dan aku meninggalkannya begitu saja dengan sejuta pisau yang kini sedang menyakitinya. “Dave.” Bisik Nathan sambil mengusap pelan rambutku. “You read my mind.” “Baby, I’m not Edward Cullen. I can’t read your mind. But your eyes told me so.” Ia berusaha menutupi suaranya yang lirih dengan mencobanya selembut mungkin. Tapi aku sudah mengetahuinya ia menyembunyikan se...

Akhirnya

Gambar
Hey tau kah kamu secret admirer itu apa? Ya seorang pemuja rahasia. Tidak buruk juga mengalami hal semacam itu. Ya setidaknya hanya Tuhan dan kamu yang tau. Sebut saja nama saya man. Saya seorang yang bisa di bilang kikuk dalam menghadapi seorang wanita. Terlebih wanita itu yang saya suka, aaahhh rasanya mulut ini terkunci. Suatu hari saya di terima masuk ke sebuah SMA negeri, senang rasanya, terlebih itu merupakan SMA favorit yang diidamkan oleh banyak siswa. SMA Kelas 1 Saya berfikir inilah waktunya untuk saya belajar dengan giat agar suatu hari nanti saya bisa kuliah di tempat yang favorit juga. Seiring perjalanan waktu saya mengenal teman-teman baru yang tentu saja sangat jauh berbeda pergaulannya dengan pada saat saya di SMP. Mulai dari sinilah hidup saya mulai berubah. Suatu hari saya menyukai seorang siswi, masih satu angkatan dengan saya, sebut saja ika namanya. Wajahnya tidak terlalu cantik, tetapi entah kenapa hampir semua siswi tidak suka kepadanya. Saya ...